Sabtu, 29 Oktober 2011

1

sehari tanpamu, rasanya seperti seminggu.
detik yang berlalu, juliet, seperti rangkaian angka yang terus mengejarku.
dalam kelam. gelap yang mencekam. tanpa terang.

hai, juliet.
amat jauh bayangmu.
melewati bukit terjal dan tajam.
menyusuri tepian sungai panjang, menembus ranting dan dahan.
tapi kau begitu tak kasat mata.
merasakah kau akan kesakitanmu?

juliet, kaki ini begitu ingin melangkah.
hasratku amat ingin mengejarmu.
bayangmu, juliet, begitu nyata dalam benakku.
tapi serasa menjauh. makin menjauh.
hilang.

masih haruskah aku berjalan?
hanya untuk melihatmu pergi, juliet?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar