Senin, 09 Mei 2011

♥ our first love ♥

when love comes hurting us, slowly but deep, abstrac but strong, unpredictable but definite.
then, if every its steps makes each other in pain, should we keep this love?
even if this's our firts?

NO, IT'S NOT. SERIOUSLY.

##

disaat aku masih kecil, aku mengenal seorang anak perempuan yang tak pernah ku tau sebelumnya.
suatu ketika, aku melihatnya. saat itu, tiba-tiba ada perasaan aneh yang muncul. aku ingin mengenalnya.
dan saat aku berkenalan dengannya, entah kenapa, aku semakin ingin lebih mengenalnya.
ya, lebih dari sekedar tau satu sama lain.

aku ingin mengenalnya lebih jauh, makin jauh dan sangat jauh, jauh hingga tak ada ruang tersisa untuk tak mengetahui segalanya tentang dia.
namun, setelah itu, perasaan itu kian menghebat.
aku tak pernah mengerti, kenapa selalu ada angin yang mendesir, hingga aku ingin mendekatinya.
ingin selalu berada di dekatnya, hingga tak ada lagi celah antara aku dan dia.

lama kelamaan, perkenalan yang biasa itu berubah.
berubah jadi rasa yang tak biasa.
ya, ku kira aku jatuh cinta padanya.
dan akhirnya, kuputuskan untuk bicara padanya bahwa aku menyukainya.

entah darimana asalnya, tapi perasaan ini sungguh indah.
hatiku nyaman bersamanya saat dia jadi milikku.
hari-hari terasa begitu ringan untuk dilewati, asalkan dia selalu di sampingku.
hm, padahal waktu itu kita berdua masih kecil.
hahaha, ya mungkin memang ini yang namanya cinta monyet.

tapi, saat kenaikan kelas, semuanya hancur.
perasaan-perasaan itu, hari-hari indah itu, telah jadi keping kaca yang berserakan.
dia memutuskan untuk mengakhiri semuanya.
meskipun aku tetap berusaha untuk mengembalikan semuanya seperti sedia kala, tapi dugaanku bahwa hal itu bisa teratasi, ternyata salah.

dia bilang kalo aku terlalu deket sama cewek lain.
padahal, sesuai kenyataan yang menurutku benar adanya, aku nggak ada apa-apa sama cewek yang dia maksud.
aku nggak tau lagi harus berkata apa. karna semua penjelasanku dianggapnya angin lalu.

keputusannya sudah sangat bulat.
dan semuanya sungguh sia-sia.
tapi, meskipun sepenggal kisah itu cuma cinta monyet, buatku, itu adalah masa lalu yang berharga dan takkan bisa aku lupakan.
karna dialah cinta pertamaku !

hingga sampai saat ini, pikiranku tak pernah bisa lepas dari bayangnya.
apalagi, setelah beberapa waktu lalu, aku melihatnya di sebuah tempat wisata di luar kota.
kerinduan itu ada, dan masih sangat terasa ketika kami berdua kembali dipertemukan waktu.

sayangnya, kesadaranku kini mulai pulih.
aku harus bisa menerima kenyataan bahwa dia sekarang sudah besar.
dia pasti bisa memilih siapa yang pantas untuknya.
dan tentunya, aku nggak bakal pernah tau siapa orang itu.

mungkin sekarang, aku hanya bisa bilang, "berbahagialah kamu dengan orang yang kamu cintai saat ini"


##

kamu udah menghabiskan 3 lembar short messages untuk mengingatkanku akan masa kecil kita.
tapi text itu masih belum cukup.
sehelai kertas ini pun, takkan mampu melukiskan semuanya.
semua yang aku dan kamu lalui, semuanya.
andai aja kamu tau, perasaan itu masih ada.
perasaan itu masih aku simpan baik-baik.
dan nggak ada niatan sedikitpun buat menghapusnya.

cause you're my first love too, if only i could have told you :')

##

"Bolehlah ngelupain kebersamaan kita dengan seseorang, tapi cukup sampe angka 90% aja,"
"Kenapa gitu?"
"Gimanapun kacaunya hubungan itu waktu berakhir, 10%-nya adalah moment-moment terindah yang pernah mereka dan pasangan mereka alami,"


_ChikAray_


FIN

2 komentar: